Sikapmu tak sama seperti Sikapku

Rasanya begitu cepat, kita dulu berkenalan lalu tiba tiba merasakan perasaan yang aneh. Setiap hari rasanya berbeda dan tak lagi sama, kamu hadir merubah hari hariku, dan tak ada percakapan yang biasa seakan akan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa.

Aku menjadi takut kehilangan kamu, siksaan datang bertubi tubi  ketika kamu tidak lagi berada disampingku. Kamu seperti mengendalikan otak dan hatiku. Aku sulit jauh darimu, tapi entah mengapa sikapmu tak sama seperti sikapku, perhatianmu tak sedalam perhatianku. Adakah kesalahan diantara kamu dan aku? Apakah kamu tak merasakan apa yang juga aku rasakan?

Kamu mungkin belum seberapa faham akan perasaanku, karena kamu memang tak pernah sibuk memikirkanku. Berdosakah aku yang terlalu sering menjatuhkan airmata untukmu?
Sadarkah bahwa perkataanmu selalu menghancurkan mimpi mimpiku?

Mungkin semua memang salahku yang menganggap semua berubah sesuai keinginanku.
Bumi telanlah kami, biarkan kami bersama, biarkan kita mati bersama..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Antara Perjuanganku dan Ketidakpedulianmu




Setiap orang mempunyai kisah masing masing. Dalam Kisah ini Dia harus benar benar berjuang, berdiam dan menunggupun adalah sebagian dari perjuangan. Menunggu itulah hal yang saat ini kulakukan, sebagai wujud untuk memperjuangkanmu.

Kaupun tau setiap malam hanya kuisi dengan kenangan dan ingatan, dan kenyataan yang harus kuterima. Dengan sikapmu yang tidak peka seperti itu, mengapa aku masih memperjuangkanmu? Aku tak tau, jadi jangan tanyakan padaku mengapa aku bisa menyayangimu yang tak benar benar kau pahami.

Rindu yang kudiamkan, terlalu sibuk dalam penantian hingga berakhir pada airmata. Apakah kau tau tentang hal itu? TIDAK!

Dan kini kekhawatiranku yang tak pernah ku ceritakan padamu, tentu tak pernah kau pahami. Doaku yang selalu kusebutkan tentu tidak seperti Doa yang kau ucapkan. Perbedaan ini semakin membuatku tak mengerti apa apa.

Aku Takut.... Yaaa,  Aku takut dengan banyak hal yang diam diam menyerang kita dari belakang. Kebersamaan kita yang memang tak berjalan dengan mudah ini membuatku lelah. Aku ingin Matahari
, bukan Mendung seperti ini..

Ini semua perjuanganku untuk memperjuangkanmu, Apakah sudah cukup menghilangkan ketidakpedulianmu? Apakah Hatimu sedikit tersentuh, hingga kau ingin datang dan membawaku pulang??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS